
"Tips pertama untuk menghindari harimau saat kita masuk ke kawasannya adalah jangan pernah berjalan sendirian, minimal bersama dua orang," katanya. (mau dua orang juga males juga yaa masuk kawasan harimau)
Tips yang kedua saat berada di kawasan harimau adalah dengan mempelajari perilaku satwa predator itu. Menurut dia, harimau selalu menerkam buruannya dari arah belakang. (jadi bawa spion motor aja)
Karena itu, ia menyarankan agar warga selalu memakai topeng yang dipasang di belakang kepala. Hal itu untuk menunjukkan kepada harimau bahwa kita selalu memperhatikan situasi di sekitar dan memperkecil resiko diserang. "Bagusnya, kita memakai topeng di belakang kepala untuk mengecoh harimau," katanya. (topeng reog mantap nih!)
Ketika berpapasan langsung dengan harimau liar, lanjut Osmantri, sebaiknya kita tak menunjukkan ketakutan yang berlebihan. Langsung melarikan diri dengan cara berlari, lanjutnya, adalah langkah yang bodoh karena itu akan membuat harimau langsung mengejar karena kita dianggap buruan yang lemah. "Pada saat berhadapan dengan harimau jangan tunjukkan kita lemah, lebih baik kita melangkah mundur perlahan dan tidak berlari," ujarnya.(takutnya santai aja, anggap aja ketemu kucing. Huek!)
Kemudian, ia menyarankan agar mempersenjatai diri seperti tongkat panjang atau parang saat berhadapan dengan harimau. Sambil perlahan mundur, lanjutnya, kita perlu segera mencari tempat yang aman untuk berlindung seperti mencari pohon yang tinggi. (berarti jangan menuju kebun toge yaa)
Selamat Mencoba! (males banget nyoba ketemu harimau!) Source
No comments:
Post a Comment